UnioKeuskupanAtambua.com – oleh Romo Moses Olin, Pr – KEPADA PARA IMAM PROJO KEUSKUPAN ATAMBUA DALAM ACARA API UNGGUN *

Untuk Para Imam Projo Keuskupan Atambua
Di ufuk Tanjung Bastian,
ketika mentari telah berpamitan,
dan langit menyematkan berjuta bintang,
kami berkumpul di sekeliling api unggun,
bukan sekadar menikmati malam,
tetapi merayakan anugerah persaudaraan.
Kami adalah para Imam Projo Keuskupan Atambua,
dipanggil dari berbagai tempat,
diutus ke berbagai umat,
namun disatukan oleh satu Altar,
satu Imamat,
dan satu Gembala Agung: Kristus Tuhan.
Api yang menyala di hadapan kami
bukan hanya kayu yang terbakar.
Ia adalah lambang cinta yang tak boleh padam,
semangat pelayanan yang tak boleh surut,
dan persaudaraan yang tak boleh retak
oleh jarak, kesibukan, ataupun tantangan zaman.
Debur ombak Tanjung Bastian
seakan melantunkan mazmur syukur.
Angin laut membawa doa-doa umat,
yang setiap hari kami persembahkan di altar.
Mereka berharap pada tangan-tangan kami,
agar tetap menjadi tangan Kristus yang memberkati,
mengampuni, menguatkan, dan menghibur.
Saudara-saudaraku para imam,
kita mungkin lelah,
kadang terluka,
bahkan pernah merasa sendiri.
Namun malam ini Tuhan kembali berbisik,
“Jangan takut. Aku menyertai kamu.”
Marilah kita menjaga nyala panggilan ini.
Jangan biarkan bara kasih menjadi abu.
Biarlah doa menjadi napas,
Ekaristi menjadi kekuatan,
dan persaudaraan menjadi pelukan
yang menguatkan setiap langkah pelayanan.
Semoga dari Tanjung Bastian ini
kita pulang dengan hati yang lebih bernyala,
dengan sukacita yang diperbarui,
dan dengan tekad yang semakin teguh
untuk menggembalakan umat
dengan kerendahan hati dan kasih yang tulus.
Sebab kelak, ketika perjalanan imamat kita usai,
kiranya Tuhan berkata:
“Baik sekali perbuatanmu itu, hai hamba-Ku yang baik dan setia. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan Tuhanmu.” (Mat. 25:23)
Selamat menikmati malam persaudaraan,
wahai para Imam Projo Keuskupan Atambua.
Semoga api unggun ini menjadi saksi,
bahwa kasih Kristus tetap menyala di hati kita,
hari ini, esok, dan sampai selama-lamanya.
Ad multos annos! Tuhan memberkati kita semua. Amin.

