Sambut Peserta Munas XV Unindo Asal Keuskupan Atambua, Panitia dan Ketua Unio Indonesia Menyapa Penuh Persaudaraan

MEDAN — uniokeuskupanatambua.com –  Rombongan peserta Musyawarah Nasional (Munas) XV Unio Indonesia asal Keuskupan Atambua tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, Minggu (13/9/2026) sore. Rombongan yang terbang menggunakan Citilink dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta, itu disambut hangat Panitia Penyelenggara Munas XV Unindo, Ketua Unio Indonesia RD Florens Maxi Un Bria, serta sejumlah orang muda.

Kedatangan rombongan Keuskupan Atambua ke Sumatera Utara untuk mengikuti Munas XV Unio Indonesia yang berlangsung pada 14-18 September 2026 di Pematangsiantar, wilayah Keuskupan Agung Medan. Pertemuan nasional ini menjadi ruang perjumpaan para imam diosesan dari berbagai keuskupan untuk membangun persaudaraan sekaligus membicarakan kehidupan dan pelayanan para imam diosesan di Indonesia.

Berdasarkan data final akomodasi dan registrasi Panitia Munas XV Unindo, sedikitnya 103 orang tercatat dengan status peserta, termasuk tiga imam dari Keuskupan Agung Medan yang berstatus peserta sekaligus panitia. Mereka berasal dari 38 keuskupan di Indonesia. Daftar itu antara lain mencakup peserta dari Keuskupan Manokwari-Sorong, Timika, Maumere, Weetebula, Ketapang, Larantuka, Kupang, Ruteng, Denpasar, Labuan Bajo, Atambua, Banjarmasin, Pontianak, Manado, Makassar, Palembang, Tanjungkarang, Medan, Purwokerto, Malang, Bandung, Bogor, Surabaya, Ende, Amboina, Samarinda, Palangkaraya, Sanggau, Sintang, Semarang, Jakarta, Sibolga, Jayapura, Padang, Tanjungselor, Agats, dan Merauke.

Data registrasi panitia juga mencatat 13 uskup dengan keterangan “Uskup” yang dijadwalkan hadir, yakni Mgr Inno Ngutra; Mgr Antonius Subianto Bunjamin, OSC; Mgr Pius Riana Prapdi; Mgr Henricus Pidyarto Gunawam, O.Carm; Mgr Petrus Canisius Mandagi, MSC; Mgr Vitus Rubianto Solichin, SX; Mgr Yohanes Harun Yuwono; Mgr Edwaldus Martinus Sedu; Mgr Vinsensius Setiawan Triatmojo; Mgr Siprianus Hormat; Mgr Valentinus Saeng, CP; Mgr Robertus Rubiyatmoko; dan Mgr Kornelius Sipayung, OFMCap.

Selain 13 nama tersebut, Mgr. Agustinus Agus juga tercantum dalam daftar akomodasi, tetapi oleh panitia dicatat dalam kategori narasumber, bukan pada kolom keterangan “Uskup”.

Keuskupan Atambua sendiri tercatat mengirim enam imam dalam Munas XV Unindo, yakni Rm. Gregorius Sainudin Dudy, Rm. Balthasar Seran, Rm. John Paul Naben, Rm. Marselinus Dementri Mali, Rm. Yunus Sirilus Bouk, dan Rm. Yudelfianus Fon Neno.

Suasana persaudaraan terasa sejak rombongan keluar dari area kedatangan Bandara Kualanamu. RD Florens Maxi Un Bria hadir langsung bersama panitia untuk menyapa rombongan Keuskupan Atambua. Tidak hanya rombongan Atambua, panitia pada hari yang sama juga menjemput peserta dari beberapa Keuskupan lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, Peserta asal Keuskupan Atambua, Jayapura dan Weetebula menginap sementara di Pastoran Katedral Medan sebelum melanjutkan perjalanan ke Pematangsiantar sebagai locus utama penyelenggaraan Munas.

Pastor Paroki Katedral Medan, RD Sesarius Petrus Mau atau yang akrab disapa Romo Sesar, menyambut kedatangan para imam dengan sukacita. Bagi dia, menerima saudara-saudara imam yang datang dari berbagai wilayah merupakan bagian dari pengalaman konkret persaudaraan.

“Saudara adalah rahmat. Karena itu, sukacita menyambut saudara juga merupakan tindakan emas,” kata Romo Sesar.

Ungkapan itu menemukan maknanya dalam suasana sederhana di Pastoran Katedral Medan. Sebelum seluruh peserta berkumpul dalam forum resmi Munas, semangat persaudaraan terlebih dahulu hadir melalui tindakan menerima, menyediakan tempat beristirahat, dan memberi ruang bagi sesama imam yang datang dari tempat yang jauh.

Ketua Unio Keuskupan Atambua, Rm Gregorius Sainudin Dudy, Pr, menyampaikan terima kasih dan salam persaudaraan kepada Panitia Penyelenggara Munas XV Unindo serta seluruh jajaran Pengurus Unio Indonesia atas perhatian dan penyambutan yang diberikan kepada rombongan Keuskupan Atambua.

Apresiasi secara khusus disampaikan kepada Ketua Unio Indonesia, RD Florens Maxi Un Bria, yang hadir langsung di Bandara Kualanamu untuk menyambut dan menyapa rombongan. Dalam data registrasi panitia, RD Florens Maxi Un Bria tercatat telah berada di lokasi sejak 12 September 2026.

“Salam persaudaraan dari Unio Keuskupan Atambua. Terima kasih kepada panitia penyelenggara, Pengurus Unio Indonesia, dan secara khusus kepada Ketua Unio Indonesia, RD Florens Maxi Un Bria, yang hadir langsung menyambut saudara-saudaranya dari Keuskupan Atambua di Kualanamu,” demikian sapaan Rm Goris.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Romo Sesar bersama komunitas Pastoran Katedral Medan yang telah menerima rombongan dan menyiapkan Pastoran Katedral sebagai tempat menginap sebelum para peserta berangkat menuju Pematangsiantar.

Bagi rombongan Atambua, sambutan sejak Bandara Kualanamu hingga Pastoran Katedral Medan menjadi gambaran awal tentang arti Unio sebagai persaudaraan.

Sebelum Munas dimulai dengan berbagai agenda, sidang, dan refleksi, semangat yang hendak dibicarakan selama pertemuan itu telah lebih dahulu tampak dalam sebuah tindakan sederhana: datang menjemput dan menerima yang datang sebagai saudara.

oleh Yudel Neno, Pr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *