Bandung, – KeuskupanAtambua.org – Unio Indonesia menyelenggarakan kegiatan On Going Formation (OGF) Nasional di Bandung, dengan fokus pada penguatan spiritualitas dan profesionalitas imam diosesan. Kegiatan OGF yang diselenggarakan diikuti oleh dua perwakilan imam dari setiap Keuskupan di Indonesia, sesuai ketentuan usia imamat antara 10–25 tahun. Kegiatan berlangsung sejak 19 mei dan akan berakhir pada 23 mei 2025 mendatang.

Keuskupan Atambua turut berpartisipasi dengan mengutus dua imam, yakni Rm. Sixtus Bere, Pr (usia imamat 17 menuju 18 tahun) dan Rm. Sipri Tes Mau, Pr (15 menuju 16 tahun).

Ketua Unio Keuskupan Atambua, Rm. Goris Dudi, Pr menyatakan bahwa partisipasi Unio Keuskupan Atambua melalui dua peserta yang diutus menjadi kesempatan belajar strategis bagi para imam utusan, agar kelak dapat mengaplikasikan hasil formasi ini dalam kegiatan OGF di tingkat Keuskupan. “Lebih dari itu, keikutsertaan ini juga merupakan bentuk dukungan nyata bagi Unio Indonesia,” ujarnya.

Rm. Sixtus Bere melaporkan bahwa kegiatan yang sedang berlangsung sangat berbobot dan bermanfaat. Hadir dalam kegiatan ini Ketua Unio Indonesia, RD. Florens Maxi Un Bria bersama para narasumber berkompeten yang membawakan materi seputar Spiritualitas dan Profesionalitas Imam Projo. “Materi yang diberikan sangat signifikan, relevan, dan menyentuh realitas pelayanan para imam di medan pastoral,” ujar Rm. Sixtus.

Senada dengan itu, Rm. Sipri Tes Mau juga mengapresiasi kegiatan OGF sebagai pengalaman belajar yang luar biasa. “Saya sangat bersyukur atas kesempatan ini. Materi yang disampaikan sangat menyadarkan kami akan pentingnya memperdalam spiritualitas dan meningkatkan profesionalitas sebagai imam Projo,” ungkapnya.
Menanggapi rencana ke depan, Rm. Siki Emanuel, Wakil Ketua Unio Keuskupan Atambua, menyampaikan bahwa OGF tingkat Keuskupan dijadwalkan akan digelar pada akhir Agustus atau bisa pada awal November 2025. “Kita mulai dari sini,” pungkasnya.
Laporan : Rm. Sixtus Bere, Projo
Editor : Rm. Yudel Neno
