Momen Orientasi Pratugas bagi para Diakon, Ketua Unio KA Tegaskan Unio sebagai Wadah Persaudaraan

Atambua, 11 Juli 2025UnioKeuskupanAtambua.com – Ketua Unio Keuskupan Atambua, Rm. Goris Dudy, Pr menegaskan bahwa Unio Imam Diosesan merupakan wadah persaudaraan dan bukan wadah struktural dalam Keuskupan. Penegasan ini disampaikannya di hadapan delapan Diakon Keuskupan Atambua dalam kegiatan Orientasi Pratugas yang berlangsung di Aula Emaus, Kompleks Keuskupan Atambua, Jumat (11/7/2025). Kegiatan orientasi ini sendiri telah berlangsung sejak Rabu (9/7) yang dibuka dan diawali dengan arahan Bapak Uskup Dominikus Saku dan akan berakhir pada Sabtu pagi (12/7) dalam Perayaan Ekaristi yang akan dipimpin oleh Ketua Unio KA.

Dalam pemaparan materi sekaligus sesi sharing, Rm. Goris menguraikan sejumlah tujuan mendasar dari keberadaan Unio, yakni sebagai wadah pembinaan dan persekutuan yang menekankan semangat kolegialitas di antara para imam projo. “Unio adalah wadah persaudaraan dan pertama-tama bukan wadah struktural dalam keuskupan. Kita ada untuk saling menguatkan dalam tugas imamat,” tandas imam yang kini menjabat sebagai Ketua Unio KA ke-9 tersebut.

Lebih lanjut, Rm. Goris menjelaskan bahwa Unio menjadi ruang bersama bagi para imam projo untuk berbagi pengalaman pastoral, berdiskusi secara terbuka mengenai tantangan pelayanan, serta memperdalam kualitas hidup rohani dan panggilan imamat. “Jangan alergi terhadap kritik. Kritik yang membangun harus diterima demi pertumbuhan bersama,” tambahnya.

Unio, tegasnya, juga menjadi tempat untuk mendorong budaya saling mendukung, bukan saling menjatuhkan. “Kita harus terus membangun kebersamaan. Jiwa kolegialitas adalah napas persaudaraan imamat,” ujar Rm. Goris sambil mengajak para Diakon untuk sejak dini menanamkan semangat persatuan di antara sesama pelayan Tuhan.

Menutup sesi tersebut, Sekretaris II Unio KA, Rm. Yudel Neno, Pr, turut membacakan sekelumit sejarah perjalanan Unio Imam Projo Keuskupan Atambua yang telah hadir sejak tahun 1970-an. Ia menyebutkan bahwa Ketua Unio pertama adalah Rm. Edmundus Nahak, Pr (Pioner Unio KA), sementara hingga kini, Rm. Goris Dudy menjabat sebagai Ketua Unio ke-9.

Berdasarkan data terkini, jumlah Imam Projo Keuskupan Atambua mencapai 180 orang, dengan rincian: 40 imam bertugas di Dekenat Kefamenanu, 31 imam di Dekenat Malaka, 65 imam di Dekenat Belu Utara, dan 20 imam di Dekenat Mena. Selain itu, terdapat 7 imam yang sedang menjalani studi lanjut, 4 imam bertugas di keuskupan lain, dan 8 imam berkarya di wilayah Kupang. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 30 imam telah meninggal dunia, termasuk Mgr. Benyamin Bria, Pr.

Ket. Gambar – dari kiri ; Diakon Gusty Nahak, Pr, Diakon Jacky Bauk, Pr, Diakon Agus Sasi, Pr, Diakon Tommy Nainaif, Pr, Rm. Goris Dudy, Pr (Ketua Unio KA), Diakon Gusty Moensaku, Pr, Diakon Aldy Seran, Diakon Rafael Bani, Pr, Diakon Jerry Nahas, Pr dan Rm. Daniel Manek Makbalin, Pr

Kedelapan Diakon Keuskupan Atambua yang mengikuti kegiatan ini adalah Diakon Rafael Bani, Pr (tugas di Biudukfoho), Diakon Gusty Moensaku, Pr (tugas di Hanemasin), Diakon Gusty Nahak, Pr (tugas di Kaputu), Diakon Agus Sasi, Pr (tugas di Betun), Diakon Tommy Nainaif, Pr (tugas di Wekmidar), Diakon Jacky Bauk, Pr (tugas di Naesleu), Diakon Aldy Seran, Pr (tugas di Seminari Lalian), dan Diakon Jery Nahas, Pr (tugas di Seon). Mereka ditahbiskan oleh Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr, pada 31 Mei 2025 lalu di Kapel Seminari Tinggi Santo Mikhael Penfui, Kupang.

Dengan kegiatan orientasi ini, para Diakon diharapkan siap memasuki karya pastoral di berbagai paroki dalam semangat pelayanan, persaudaraan, dan kesetiaan terhadap Gereja Lokal Keuskupan Atambua.

oleh Rm. Yudel Neno, Pr

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *